Alhamdulillah kita sampai di tujuan pertama kita yaitu “Jatim park II” yang berisikan kebun binatang dan museum binatang Batu. Tanpa basa basi, turun angkot kita langsung masuk ke “Jatim Park II” ini (eh, tentu kita bayar angkot sebelumnya laaah)
Kita masuk ke Batu Secret Zoo terlebih dahulu, karena cuaca pas itu sangat lah cerah. Yaa tentunya tempat ini bisa dibilang kebun binatang terkeren yg pernah gue kunjungin selain bonbin jurug. Salah dua hal yg harus diingat jika mau kesini, berbekal lah bakat menebak arah jalan dan kekuatan kaki tentunya.
Setelah itu kita lanjut masuk ke museum satwa. Dan lagi dipikiran yg terlintas dan identik dgn tempat ini adalah waaah sekaliiiiiii, dan teringat dengan the virgin yg membuat video klip disini. Ya kita memutari museum yg sangat bagus ini berjam” untuk melihat” dan tentunya foto” dikit laaah ciiiinnn~
Azan maghrib berkumandang, disitu juga petualangan kami di “Jatim Park II” berakhir, kita mutusin buat nyari musola di area situ dan makan malam tepat di sebrang Jatim Park II. Dan tentu dgn menu nasi goreng dan soto lamongan sesuai hari” kami. Setelah makan malam kami langsung menuju BNS (Batu Night Spectaculer), berbekal kesoktauan kami pergi kesana dgn berjalan kaki. Tapi untungnya ditengah perjalanan kami bertemu dgn segerombolan motor” yg menawarkan jasa antar, sebut saja ojek.
Sampai di BNS, kami langsung naik wahana yg bernama “orbiter”. Ya wahana ini (sangat) cukup menantang jiwa, tapi karena kami lelaki jantan sejati kami naik wahana itu dan hanya teriak” dan hampir pingsan tentunya.
Gue dan ridwan juga mengunjungi area lampion disana tanpa ditemani rizal karena ia ingin berburu oleh” untuk sanak saudaranya di kampung. Dan kesan saat di area itu lagi” ya tempat ini bagus penuh akan lampu dan suasana romantis, banyak anak” muda yg berpacaran disana. Dan satu hal lagi, kamera gue rusak saat berada di tempat yg sangat bagus ini.
Puas berputar”, kami beristirahat sebentar lalu mencari oleh” dan keluar area ini. Pas keluar tentu kami naik ojek lagi untuk ke jalan raya di Batu. Saat diturunkan dijalan raya perintah tukang ojek yaitu menyuruh kami untuk menunggu karena biasanya ada angkot yg lewat, tapi setelah setengah jam menunggu dan jam sudah menunjukan jam setengah 11 belum ada juga angkot yg lewat.
Kami putuskan untuk berjalan kaki lagi menuju Malang dari Batu dgn modal nekat, kami berjalan kaki sekitar 1 setengah jam. Beruntung ncip menurunkan hidayahnya, ada taksi yg melintas, dan kami bisa menaiki taksi untuk pulang ke Malang.
Sampai di homestay tengah malam menuju pagi, kami putuskan untuk menikmati malam terkahir di homestay dgn ngobrol” sambil minum teh anget, dan bersiap” karena esoknya kami harus pulang ke Solo.
Yaaah ini cerita liburan gue ke Malang bermodalkan nekat dan bisa dibilang sedikit backpacker dgn teman” gue, tapi ini sangat menyenangkan karena ada saat" kita ceria dan saat" kita malang di Kota Malang ini J





